Apa itu PROSESOR ? |Ā Kami sudah pun rungkaikan segala pertanyaan anda berkenaan prosesor terdahulu. Kini kami kembali untuk rungkaikan yang seterusnya khusus buat anda yang ingin tahu sejarah tentang perkembangan prosesor terdahulu hingga kini.

Prosesor Intel Era 2009 hingga 2016

šŸŒøĀ IntelĀ® Coreā„¢

IntelĀ® Coreā„¢Ā sebenarnya merupakan tanda dagang yang dibuat oleh Intel untuk beberapa prosesor generasi terbaru yang paling banyak kita temui hingga saat ini. Bahkan sangat besar kemungkinannya prosesor jenis inilah yang digunakan pada komputer saat ini.

IntelĀ® Coreā„¢Ā sendiri dalam praktiknya terbahagi kepada 3 jenis prosesor iaitu prosesor i3, i5 dan i7 pada dasarnya merupakan prosesor Intel yang disiapkan untuk menyasar 3 target pasaran yang berbeza. Jika i3 disiapkan untuk entri level, maka i5 untuk menengah dan i7 merupakan prosesor yang dibuat untuk menyasar level paling atas.

Berikut ini penjelasan singkat mengenai 3 prosesor terbaru milik Intel tersebut :

šŸŒøĀ IntelĀ® Core i3

Prosesor level entri ini hanya memiliki 2 inti namun sudah diguna pakai teknologi Hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread yang kemungkinan beberapa program mampu dijalankan secara bersama melalui keempat jalur thread tersebut, cache 3M dan tanpa turbo boorst.

šŸŒøĀ IntelĀ® Core i5

Ini merupakan sebuah mikro-Prosesor yang dibekalkan dengan teknologi turbo boost dan hyper-threading. Turbo boost adalah sebuah teknologi yang mampu membuat prosesor mempertahankan kecepatannya sekaligus menekan tingkat panas yang boleh dihasilkan kerana pemakaian yang over (keadaan yang biasa terjadi jika komputer digunakan untuk bermain game). Sementara Hyper-Threading merupakan teknologi yang boleh meningkatkan kinerja komputer semasa digunakan untuk multi-tasking, khususnya saat menjalankan program-program yang memerlukan tenaga secara intensif dalam waktu yang sama.

šŸŒøĀ IntelĀ® Core i7

Nama i7 pada prosesor ini diambil dari identifier i7 yang merupakan teknologi baru dari Intel pada tahun 2008 silam. Beberapa kelebihan prosesor Intel yang satu ini adalah mampu meningkatkan kinerja komputer, membuatkan komputer makin hemat energi, serta menghasilkan kualiti gambar yang jaug lebih baik, khususnya saat memainkan video definisi tinggi.

Intel Core i7 dibahagi menjadi 2 iaitu standard yang memiliki 2 inti serta disokong dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 4 thread, Cache 4M dan sudah disokong pula dengan teknoligi turbo boost. Sementara Intel Core i7 yang kedua adalah versi yang lebih tinggi dengan 4 inti yang disokong dengan teknologi hyperthreading yang mampu menyediakan 8 thread, cache 6 MB – 8 MB dan sudah disokong dengan teknologi turbo boorst.

Tiga prosesor diatas tidak hanya dibuat sekali sahaja, namun terus mendapat pengembangan sejak tahun 2008 hingga saat ini. Hasilnya keadaan yang demikian menimbulkan sebuah istilah yang sering disebut dengan generasi pertama, generasi kedua dan seterusnya. Boleh dipastikan bahawa semakin tinggi (baru) generasi pada prosesor tersebut, maka semakin banyak fitur-fitur baru yang disediakan oleh prosesor tersebut.

Lebih detail tentang Prosesor i3, i5 dan i7 :

Mengenal Prosesor Intel Core i3, Core i5, Core i7 pada LaptopĀ 

Sebagai gambaran, berikut ini perbezaan antara Intel Core generasi pertama dan beberapa generasi selanjutnya :

šŸŒøĀ IntelĀ® Coreā„¢ Generasi 1

Ciri-Ciri :

  • Rilis tahun 2009
  • Memiliki kode nama Arrandale (Nama Clarksfield dipakai khusus untuk i7 dengan huruf akhiran QM & XM)
  • Tidak memiliki indikator generasi
  • Jenis bus DMI dengan bus sistem 2,5 GT/s
  • Litografi standar 32 nm
  • RAM maksimal 8 Gb
  • Processor yang termasuk dalam Intel Ā® Coreā„¢ generasi pertama yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme

šŸŒø IntelĀ® Coreā„¢ Generasi 2

Ciri-Ciri :

  • Rilis tahun 2011
  • Memiliki kode nama Sandy Bridge
  • Jenis bus DMI dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi standar 32 nm
  • RAM maksimal 16 Gb dengan bandwidth memory maksimal 21,3 Gb/s
  • Processor yang termasuk dalam Intel Ā® Coreā„¢ generasi kedua yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme

šŸŒøĀ IntelĀ® Coreā„¢ Generasi 3

Ciri-Ciri :

  • Rilis tahun 2012
  • Memiliki kode nama Ivy Bridge
  • Jenis bus DMI dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi standar 22 nm
  • RAM maksimal 32 Gb dengan bandwidth memory maksimal 25,6 Gb/s
  • Processor yang termasuk dalam Intel Ā® Coreā„¢ generasi ketiga yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme

šŸŒøĀ IntelĀ® Coreā„¢ Generasi 4

Ciri-Ciri :

  • Rilis tahun 2012
  • Memiliki kode nama Haswell (Nama Crystal Well dipakai khusus untuk beberapa tipe Processor i7 dengan akhiran QM)
  • Jenis bus DMI2 dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi standar 22 nm
  • RAM maksimal 32 Gb (16Gb dan sudah mendukung LPDDR3 untuk seri daya rendah) dengan bandwidth memory maksimal 25,6 Gb/s
  • Processor yang termasuk dalam Intel Ā® Coreā„¢ generasi keempat yaitu : Core i3, Core i5, Core i7 dan Core i7 Extreme

šŸŒøĀ IntelĀ® Coreā„¢ Generasi 5

Ciri-Ciri :

  • Rilis tahun 2013
  • Memiliki kode nama Broadwell
  • Tipe ultra daya rendah
  • Jenis bus DMI2 dengan bus sistem 5 GT/s
  • Litografi relatif kecil (14 nm)
  • Didukung teknologi untuk menekan TDP hingga 7,5 W
  • RAM maksimal 16 Gb (sudah mendukung LPDDR3)
  • Processor yang termasuk dalam Intel Ā® Coreā„¢ generasi kelima yaitu : Core i3, Core i5, Core i7